By | 21 Oktober 2018
Nokia kini tinggal kenangan. Vendor ternama asal Finlandia ini tak mampu bersaing ditengah gencarnya persaingan smartphone di pasaran. Banyak pelanggan nokia yang kecewa berat atas mundurnya vendor yang sempat merajai dunia ponsel itu. Lalu apakah Nokia mampu menjadi ponsel yang dicintai sepanjang masa? berikut ulasannya.
Sebelum resmi dibeli oleh Microsoft, Nokia merupakan perusahaan penghasil ponsel terbesar di dunia. Di masa lalu, perusahaan asal Finlandia tersebut banyak menghasilkan serangkaian handset yang sukses dan mendominasi industri ponsel dunia.
Sekira pada akhir tahun 90-an dan awal 2000-an beberapa line up ponsel Nokia langsung dicintai oleh jutaan orang di dunia. Hal tersebut membuat nama perusahaan menjadi melambung, Nokia dikenal sebagai perusahaan telekomunikasi yang identik dengan teknologi mobile kelas terkemuka. Demikian dilansir dari TechRadar.
Seri Nokia 3210 yang resmi dirilis pada tahun 1999, mendapat sambutan luar biasa dari publik karena diklaim sebagai ponsel dengan harga, ukuran dan fitur yang tepat untuk semua pasar. Sukses dengan seri 3210, Nokia meluncurkan penerusnya 3310 dengan fitur yang sama. Namun, kali ini memiliki bingkai lebih kecil dan lebih ringan, berhasil terjual lebih dari 126 juta unit.
Didukung tampilan layar monokrom berwarna hijau dengan resolusi layar 84 x 48 pikselel, seri 3310 diklaim menghadirkan tampilan yang mudah dibaca dalam cahaya terang. Selain itu juga, didukung dengan prosesor dual band 900, 1800MHz, serta kapasitas baterai 900mAh yang diklaim memiliki waktu siaga hingga 260 jam.
Selain itu handset tersebut juga memiliki fitur ‘pintar’ lain seperti, buku telepon dengan kemampuan menyimpan 250 kontak, input teks prediktif T9, 35 jenis nada dering, jam, stopwatch, timer, kalkulator dan mata uang converter.
Dan publik mengira pantas untuk membanderol Nokia 3310 dengan harga 129,99 Poundsterling atau sekira Rp2,5 juta, serta bisa dibilang sebagai pelopor ponsel masa depan.