By | 10 Mei 2020

Kondisi kulit wajah berjerawat dapat membuat rasa percaya diri menurun. Jerawat, menjadi masalah kulit yang umum terjadi dan dapat menjadi masalah yang cukup serius. Selain menyebabkan rasa nyeri, terkadang jerawat yang membandel dapat menyebabkan luka yang membekas meskipun jerawatnya telah hilang.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah bekas jerawat yang muncul, salah satunya dengan mengobati jerawat dan mencegah jerawat menjadi meradang. Tidak hanya itu, hindari memencet jerawat karena kebiasaan ini menyebabkan peradangan yang lebih parah lagi pada kulit, sehingga berisiko menimbulkan bekas jerawat.

Kenali Jenis Bekas Jerawat

Sebelum mengetahui perawatan kulit yang tepat untuk menghilangkan bekas jerawat, kamu harus tahu jenis bekas jerawat yang dialami. Tentunya, beda jenis jerawat, beda pula perawatan yang harus kamu lakukan. Nah, berikut ini beberapa jenis bekas jerawat:

1. Atrophic Scars

Bekas jerawat ini muncul pada kulit sebagai lekukan kecil atau cekungan kecil pada area bekas jerawat. Hal ini disebabkan kulit kurang memproduksi fibroblastFibroblast adalah salah satu jaringan sel yang memiliki peranan penting dalam penyembuhan luka dan produksi kolagen pada kulit.

2. Hypertrophic Scars

Kondisi ini disebabkan karena area bekas jerawat memproduksi fibroblast terlalu banyak sehingga menyebabkan bekas luka menjadi terangkat atau naik.

3. Keloid Scars

Bekas jerawat ini terasa lebih tebal dibandingkan bagian kulit lainnya. Selain itu, warnanya menjadi gelap atau cokelat. Terkadang bekas jerawat jenis ini menyebabkan rasa gatal pada kulit.

Perawatan Kulit untuk Hilangkan Bekas Jerawat

Lalu, bagaimana jika bekas jerawat terlanjur muncul pada wajah? Berikut ini perawatan kulit yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bekas jerawat, yaitu:

  • Lakukan Masker Wajah dengan Bahan Alami

Kamu dapat menggunakan masker dengan bahan-bahan alami untuk menyamarkan atau memudarkan bekas jerawat yang muncul pada wajah. Ada beberapa bahan alami yang bisa kamu gunakan sebagai masker, seperti lidah buaya, shea butter, madu asli, dan minyak kelapa.

  • Lakukan Chemical Peeling

Selain menggunakan perawatan alami, kamu juga dapat melakukan perawatan pada dokter kulit kecantikan. Kamu bisa lakukan chemical peeling sesuai dengan anjuran dari dokter. Hal ini berkaitan dengan jenis kulit agar chemical peeling yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dan kamu mendapatkan hasil yang optimal.

  • Jangan Lupakan Sunscreen

Sebaiknya jangan lupa untuk selalu gunakan sunscreen sebelum melakukan aktivitas, baik di dalam atau luar ruangan. Penggunaan sunscreen membantu untuk menyamarkan bekas jerawat yang membandel. Melewatkan penggunaan sunscreen dapat membuat bekas jerawat kamu menjadi lebih hitam dan lebih sulit untuk dihilangkan. Jadi, mulai sekarang jangan malas untuk menggunakan sunscreen, ya!

  • Microneedling

Perawatan yang satu ini perlu dilakukan pada dokter kecantikan. Perawatan ini akan dilakukan dengan menggunakan rol kecil yang memiliki jarum dengan ukuran sangat kecil dan “halus”. Jarum tersebut menusuk permukaan kulit wajah yang memiliki bekas jerawat membandel dan merangsang pertumbuhan kolagen pada area bekas jerawat sehingga kondisi ini dapat membuat kulit wajah menjadi lebih baik.

Dilansir dari American Academy of Dermatology, perawatan microneedling dinilai cukup efektif untuk menghilangkan bekas jerawat yang cukup dalam. Namun, perawatan microneedlingharus dilakukan minimal 9 bulan untuk hasil yang optimal.

Itulah perawatan yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bekas jerawat. Selain perawatan dari luar, jangan lupa untuk penuhi kebutuhan nutrisi dan gizi yang baik untuk kesehatan kulit. Tidak kalah pentingnya adalah memenuhi cairan agar kulit selalu terhidrasi.