By | 7 Oktober 2018
Gitar adalah alat musik yang paling populer diseluruh penjuru dunia. Melalui gitar alunan musik jadi sangat indah dan berwarna. Banyak musisi yang lahir berkat gitar.
Jika kitans berminat mejadi seorang gitaris, maka syarat pertama yang harus dimiliki adalah memiliki gitar yang bagus dari merek terbaik. Oke kali ini kita, ingin mengulas 5 Merek Gitar Terbaik di Dunia.
 
1. Ibanez
 
Hoshino Gakki Co. dimulai tahun 1908 sebagai divisi penjualan alat musik dari Hoshino Shoten, sebuah perusahaan toko buku. nama Ibanez menjadi merk saat 1929, ketika Hoshino Gakki mulai mengimpor gitar Salvador Ibáñez dari Spanyol. Ketika “Salvador Ibáñez” (pemilik perusahaan) ini hancur selama Perang Saudara di Spanyol, “Salvador Ibanez” akhirnya hilang, sehingga Hoshino Gakki membeli merk “Salvador Ibanez” dan mulai membuat gitar akustik Spanyol pada tahun 1935. pada awalnya mereka menggunakan “Ibanez Salvador” sebagai nama merek, dan akhirnya menggunakan “Ibanez” sebagai nama merek.
Era modern gitar Ibanez mulai tahun 1957 dan akhir 1950-an. bagian desain Ibanez menunjukkan bahwa gitar saat itu sedang hebat-hebatnya dalam desain. Pembuat gitar Jepang pada tahun 1960 sebagian besar mendesain gitar dengan menyalin Eropa dan pada akhir 1960-an Ibanez desainnya juga mirip dengan gitar EKO Hagstrom dan desain. Hoshino Gakki menggunakan FujiGen Gakki Teisco dan pabrik-pabriknya untuk memproduksi gitar Ibanez setelah mereka (FujiGen) berhenti memproduksi gitar mereka sendiri pada tahun 1966. setelah pabrik gitar tsb ditutup pada 1969/1970, Hoshino Gakki menggunakan gitar Gakki FujiGen Factory sebagai basis gitar Ibanez.
Jika Anda ingin mengetahui sejarah total Ibanez Anda akan kembali ke tahun 1908 ketika sebuah perusahaan bernama Hoshino memulai sebuah toko notasi musik dan kemudian menjadi distributor produk musik di Nagoya Jepang.
Di tahun 1908, ketika sebuah perusahaan bernama Hoshino memulai sebagai toko lembaran musik dan kemudian distributor produk produk musik di Nagoya, Jepang. Di pertengahan tahun 80-an dari ketertarikannya pada instumen gitar rock yang baru muncul, Ibanez berkolaborasi dengan para gitaris seperti Steve Vai, Joe Satriani, dan paul gilbert dan memproklamirkan model JEM, JS, RG, dan model S. Kini, versi saat ini model model ini masih jadi perhitungan pada kancah instrumen gitar music rock dunia.
Gitar Ibanez , selain terkenal untuk musisi rock, juga sama ngetopnya dengan gitar jazz-nya Ibanez terbukti dari kastem untuk George Benson, dua model Pat metheny dan banyak lagi, juga semi akustik yang baru, John Scofield Signature Ibanez.
2. Gibson
 
Gibson Guitar Corp. adalah perusahaan gitar Amerika yang berdiri di tahun 1902 sebagai  “The Gibson Mandolin-Guitar Mfg. Co., Ltd.” di Kalamazoo, Michigan dan awalnya memproduksi mandolin beserta keluarganya. Dalam perkembangannya Gibson menjadi produser alat musik terbesar di Amerika dan beberapa produknya menjadi favorit banyak musisi dunia.
Pada tahun 1894, seorang pegawai restoran di Kalamazoo, Michigan, Orville Gibson mengembangkan instrumen mandolin dan gitar dengan mengambil desain dari biola, di bengkel kayu yang ada di rumahnya. Dia merancang dua model baru mandolin: scroll-body F style dan teardrop-shaped A style, yang sekarang menjadi model standar mandolin. Orville memperoleh paten atas penemuannya di tahun 1898.
Mandolin hasil desain Orville sangat laris di pasaran dibandingkan mandolin model bowlbacks dan taterbugs yang beredar di zaman itu. Orville pun tidak mampu memenuhi permintaan pasar. Lima orang saudagar dari Kalamazoo membeli hak atas paten dan namanya dengan harga $2500 dan menyewanya sebagai konsultan. Mereka mendirikan The Gibson Mandolin-Guitar Mfg. Co., Ltd. pada tanggal 10 Oktober 1902. Walaupun memiliki sedikit saham, Orville bukan merupakan pemilik dari Gibson Company. Setelah perselisihan dengan dewan komisaris, Orville melepas sahamnya enam bulan kemudian. Orville Gibson tetap menerima royalty dan pensiun hingga kematiannya di tahun 1918.
Dari tahun 1903 hingga Perang Dunia I, Gibson merajai penjualan mandolin di Amerika. Pada tahun 1921, pegawai Gibson Ted McHugh menciptakan dua penemuan yang sangat penting di dalam sejarah gitar:  adjustable truss rod dan height-adjustable bridge. Semua gitar Gibson sampai hari ini masih menggunakan truss rod temuan McHugh dan gitar jazz tradisional tetap menggunakan bridge hasil desain McHugh.
Perang Dunia I mematikan pasar mandolin dan penjualan tenor banjo berkembang pesat. Gibson yang terancam pasar utamanya mengeluarkan mandolin F-5 dan gitar L-5 yang dikembangkan oleh Lloyd Loar. F-5 dan L-5 memiliki keunggulan dengan adanya F-hole, neck yang lebih panjang, tuner di atas dan tone bars. Loar juga menciptakan mando-bass yang menjadi cikal bakal bass elektrik modern. Loar dan ciptannya menjadi legenda. Sayangnya, Gibson hampir bangkrut dan Loar keluar di tahun 1924.
Band Jazz berkembang pesat, dan Gibson merespon kebutuhan gitaris Jazz dengan mengeluarkan The Advanced L-5 dan Super 400 di tahun 1934. Gibson memperbesar ukuran L-5 dan model archtop lainnya dari 16″ ke 17″. Gibson juga memperkenalkan Super 400 dengan lebar 18″, yang masih dianggap sebagai puncak dari desain gitar archtop.
Gitar elektrik Gibson pertama diperkenalkan pada tahun 1935. Gibson memasuki pasar baru untuk gitar listrik dengan mengeluarkan gitar untuk Hawaiian style EH-150 dan diikuti ES-150 untuk gitar listrik jenis “Spanish” di tahun 1936. ES adalah singkatan dari Electric Spanish. Harga paketan gitar dan ampli dijual seharga $150.
Penyanyi country sekaligus bintang film Ray Whitley memesan sebuah gitar yang berukuran sangat besar yang diberi nama The King of the Flat Tops pada tahun 1937. Gibson kemudian memasukkan gitar yang kemudian diberi nama Super Jumbo ke dalam line-up produksinya di tahun 1938. Kemudian seri ini berubah menjadi J-200 atau SJ-200 yang merupakan favorit para penyanyi country sekarang ini.
Model cutaway pertama, the Super 400 Premier and L-5 Premier diluncurkan di tahun 1939 yang memberi kemudahan bagi gitaris untuk memainkan nada-nada tinggi. Model cutaway kemudian menjadi model yang sangat disukai.
Perusahaan Gibson dibeli oleh Chicago Musical Instrument Co., salah satu distributor perangkat musik terbesar, pada tahun 1944.
3. Jackson
Perusahaan gitar Jackson secara resmi berdiri tahun 1978. Awalnya disebut Charvel Guitar Repair, Wayne Charvel menjualnya kepada Grover Jackson, partnernya, mitra perusahaanya. Dengan kepemilikan sendiri, Jackson tidak tertarik mempertahankan nama lama. Lalu lahirlah Jackson Guitars.
Dari tahun 1979 sampai 1986 perusahaan berlokasi di San Dimas, California. Mereka membuat gitar di lokasi ini sampai merusahaan bergabung dengan IMC, atau International Music Corporation. Kini, Fender memegang hak atas label Charvel dan pabrikan gitar yang sama dengan model awal yang dibuat di lokasi San Dimas.
Jackson Guitars atau mungkin yang paling dikenal dengan gitar Rhoads-V yang mereka buat dengan mendiang Rhandy Rhoads, mantan gitaris Quiet Riot dan kemudian Ozzie Osborne. Randy Rhoads memiliki penggemar setia sehingga gitar ini cukup banyak diburu.
Hal lainnya, Jackson juga terkenal dengan gaya guitar yang menarik bagi artist heavy metal dan thrash metal. Secara umum desain gitarnya manis dan anggun hanya beberapa model saja yang didesain garang dengan tampang hard metal.
Jackson Dominion dari Mark Morton(Lamb of God)
Secara umum, gitar Jackson mirip dengan Gibson Explorer. Kenyataannya, kemiripannya begitu banyak yang menyebabkan Gibson menuntut mereka secara terus menerus mengenai pelanggaran atas hak cipta dari model ini. Mereka juga menghadapi tuntutan hukum dari Fender. Jackson terhindar dari gugatan dan desain gitarnya berubah. Kini Fender memegang hak cipta, bahwa desain dan produksi gitarnya mengacu pada model model Charvel sebelumnya.
Jackson memiliki beberapa gitar model khusus. Sebagaimana disebutkan di awal tadi, model Randy Rhoads didesain dari kerjasama dengan Rhoads dan memiliki bodi yang tidak simetris. Model lain termasuk, The Warrior, The Kelly (serupa dengan Gibson Explorer, tetapi sedikit lebih ramping), the King V, dan the Kelly Star.
Artis yang memainkan Jackson diantaranya Phil Collen (Def Leppard), Mark Morton (Lamb of God), Kirk Hammet (metallica), dan Derek Green dan Adreas Kisser (Sepultura). Mantan pemain seperti (tentu saja) Randy Rhoads, mendiang Robin Crosby (Ratt), dan Vinnie Vincent (KISS).
4. Yamaha
Gitar Yamaha sudah ada sejak 60 tahun lalu, dan perusahaannya sendiri sudah berdiri sejak lebih dari 100 tahun yang lalu. Di tahun 1887, Torakusu Yamaha memproduksi organ reed pertamanya dan mulai menerima order untuk memproduksi lebih. Di tahun 1897, Nippon Gakki Co. Ltd didirikan dengan Torakusu sebagai Presiden Direktur dari perusahaan tersebut.
Dalam 40 tahun kedepan, perusahaan Yamaha memproduksi organ, piano, marmonika, furnitur, phonograf, dan gitar akustik pertama mereka pada tahun 1942. Pada tahun 1965, satu tahun setelah The Beatles membuat show legendaris mereka Ed Sulivan, Yamaha memulai produksinya untuk gitar berbadan solid. Di tahun 1966, perusahaan Yamaha juga memulai gitar bass elektrik.
Pada tahun 1970an, Yamaha mulai menerima perhatian dari artis-artis besar seperti Carlos Santana dan Bob Marley karena kualitas dan desain gitarnya yang menawan. Gitar Yamaha di desain dalam prosedur yang ketat sedemikian rupa sehingga gitar yamaha tersebut dapat memproduksi nada yang kuat namun tetap lembut dengan sustain yang luar biasa. Juga dengan “Broad Bass” yang di kenalkan di pasar pada tahun 1977 juga dengan cepat menerima perhatian dari para pemain bass terkenal pada masanya termasuk Paul McCartney.
Pada akhir tahun 1980an, Yamaha membuka pabrik di Utara Hollywood, California. Disitu mereka mulai memproduksi gitar dengan memanggil para gitaris profesional untuk membantu mereka dalam memproduksi gitar yang dapat memenuhi segala ekspektasi dari para pemain gitar.
Salah satu alasan dari suksesnya gitar Yamaha adalah target dari desain gitar. Setiap gitar harus memiliki keseimbangan nada dan respon dari bass dan treble juga harus saling melengkapi satu sama lainya.
Langkah dari Yamaha yang sangat penting adalah pengenalan desain Dovetail neck joint pada tahun 1970an yang merupakan best neck to body contact. Sambungan dari leher gitar dibuat dari kayu yang membantu resonansi gentaran yang mudah dari leher gitar ke badan gitar dan membuat nada dan respon yang seimbang.
Yamaha juga percaya bahwa menggabungkan beberapa jenis material dari kayu berkualitas baik turut perperan penting dalam mendapatkan suara yang sempurna. Hasilnya, dengan menggabungkan beberapa material berbahan kayu kualitas tinggi, suara yang dihasilkan oleh gitar melampaui kemampuan dari gitaris itu sendiri sepanjang waktu.
Bagian penting dari gitar Yamaha yang lainnya adalah tipe dari laquer yang mereka gunakan. Mereka berrekanan dengan pembuat laquer dalam rangka mendapatkan laquer terbaik untuk gitarnya. Yamaha ingin memastikan bahwa gitarnya terlihat sempurna setiap waktu.
Oleh karena desain yang sangat baik dari yamaha, banyak artist yang memilih yamaha sebagai gitar mereka dalam tour atau studio. Beberapa artis tersebut adalah Michael Anthony, John Denver, John Lennon, Bob Marley, Brian May, Paul McCartney, Jimmy Page, Carlos Santana, Bob Seger, Billy Sheehan, Paul Simon, Bruce Springsteen and James Taylor.
5. Sequier
Jerome Bonaparte “JB” Squier, imigran muda Inggris yang tiba di Battle Creek, Michigan., di akhir abad ke-19, adalah seorang petani dan tukang sepatu yang telah mempelajari seni pembuatan biola Eropa. Dia pindah ke Boston pada 1881, di mana ia membangun dan memperbaiki biola bersama anaknya, Victor Carroll (VC) Squier. Sampai saat ini,biola mereka tercatat sebagai biola dengan kualitas luar biasa, dan mereka perintahkan harga tinggi sebagai contoh yang baik bagi awal keahlian pembuatan instrument di USA. Memang, J.B. Squier adalah pembuat biola terampil yang paling terkenal di USA dan sering disebut sebagai “American Stradivarius.”
Pada 1930an, Squier mulai melakukan sesuatu untuk era baru instrument listrik; perusahaan juga menjual piano, radio dan gramapon sampai berdiri sendiri atas semua produk-produk berdawai pada tahun 1961.
Asosiasi artis telah menjadi bagian pening bagi Fender sejak awal, tidak hanya dari segi brand awareness, tetapi juga sebagai bagian dari evolusi produk. Squier kini telah memasuki arena itu, juga dengan tiga bass Squier Artist Model yang baru yang muncul pada April 2007-yaitu dari Mike Dirnt-nya Green Day, Frank Bello-nya Anthrax dan Pete Wentz-nya Fall Out Boy. Di masa mendatang, Squier akan berusaha lebih banyak artis yang ingin menjadi bagian dari keluarga Fender dan diasosiasikan dengan produk yang memberikan fans muda mereka instrumen inspirasi dan ekspresi yang terjangkau.
Squier adalah Fender berbagi dalam hal platform produk, merek dagang, gambar dan desain standar. Squier adalah batu loncatan untuk pemula, gitaris intermediate dan yang jagoan menuju tujuan akhir mereka-memiliki Fender! Dengan tujuan itu dan juga tujuan lain, Squier akan terus menawarkan produk dengan fitur dan harga yang benar-benar memberikan nilai, dari pemula, hobbyists, sampai musisi untuk bekerja sama.