By | 11 Mei 2020

Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) terpantau stagnan pada perdagangan awal pekan ini, Senin (11/5). Emas Antam dibanderol Rp911 ribu per gram. Sementara, harga jual kembali (buyback) hari ini juga stagnan di angka Rp813 ribu per gram.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

Harga emas 0,5 gram: Rp480.000
Harga emas 1 gram: Rp911.000
Harga emas 2 gram: Rp1.771.000
Harga emas 3 gram: Rp2.635.000
Harga emas 5 gram: Rp4.375.000
Harga emas 10 gram: Rp8.685.000
Harga emas 25 gram: Rp21.605.000
Harga emas 50 gram: Rp43.135.000
Harga emas 100 gram: Rp86.200.000

2. Harga emas jatuh setelah investor beralih ke aset berisiko

Sementara itu, emas jatuh pada akhir perdagangan minggu lalu. Sebab, investor melirik aset-aset berisiko ketika ekonomi dibuka kembali setelah penguncian atau lockdown COVID-19, tetapi gelombang stimulus bank sentral yang berkelanjutan terus mendukung harga emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, jatuh 11,9 dolar AS atau 0,69 persen, menjadi ditutup pada 1.713,90 dolar AS per ounce.

Emas berjangka melonjak 37,3 dolar AS atau 2,21 persen menjadi 1.725,80 dolar AS per ounce pada akhir perdagangan Kamis (7/5), setelah turun 2,7 dolar AS atau 0,16 persen menjadi 1.710,6 dolar AS pada Rabu (6/5).

3. Amerika Serikat mengalami penurunan bulanan paling tajam

Selain itu, hal yang membatasi daya tarik emas adalah data yang sedikit lebih baik dari perkiraan dari Amerika Serikat yang menunjukkan kehilangan pekerjaan pada April mencapai 20,5 juta, sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan 22 juta. Tingkat pengangguran 14,7 persen, juga lebih rendah dari perkiraan pasar 16 persen.

Namun, secara keseluruhan ekonomi Amerika Serikat mengalami penurunan bulanan paling tajam dalam daftar gaji (payrolls) sejak Depresi Hebat, tanda paling mencolok tentang bagaimana pandemik virus corona baru menghantam ekonomi terbesar di dunia.

“Meskipun jumlah pekerjaan jelas dramatis -jumlah terburuk yang pernah kita miliki sebagai bangsa- di belakang itu kita melihat sedikit optimisme bergerak maju dengan ekonomi dibuka kembali secara perlahan di sini di AS,” kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger seperti dikutip dari Antara.