By | 7 Oktober 2020

Tidur aktivitas yang penting dilakukan. Sebab tidur salah satu istirahat yang paling efektif dan baik bagi kesehatan. Meski begitu, jika tidur terlalu lama bisa bahaya. Biasanya bahaya tidur terlalu lama dikaitkan dengan sejumlah masalah medis, di antaranya diabetes, penyakit jantung, dan peningkatan risiko kematian.

Bagi kebanyakan orang dewasa, tidur antara tujuh dan sembilan jam setiap malam sangat ideal. Meskipun sebagian kecil orang benar-benar membutuhkan 10 jam. Hanya sedikit orang yang khawatir menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat tidur.

Penelitian terbaru menemukan bahwa tidur berlebihan dapat membuat tubuh berisiko mengalami masalah metabolisme. Jumlah tidur yang dibutuhkan, tergantung pada usia dan tingkat aktivitas, serta kesehatan umum dan kebiasaan gaya hidup.

Terdengar sepele bagi sebagian orang, namun hal ini patut diwaspadai demi menjaga kesehatan. Termasuk kondisi di masa tua kelak. Berikut beberapa bahaya tidur terlalu lama bagi kesehatan yang patut diketahui.

1. Meningkatkan Diabetes

Bahaya tidur terlalu lama yang pertama ialah meningkatkan kadar gula darah. Sebuah studi menunjukkan bahwa tidur terlalu lama atau kurang setiap malam, dapat meningkatkan risiko diabetes.

Penelitian lain menunjukkan, orang yang sering tidur terlalu lama atau pun kurang tidur, lebih berisiko mengalami gangguan metabolisme dan hormon, salah satunya insulin.

2. Berat Badan Naik

Dampak buruk tidur terlalu lama setiap hari berikutnya ialah kenaikan berat badan yang kurang baik. Terlalu banyak tidur maka tubuh lebih banyak menyimpan lemak. Serta kemampuan untuk menghilangkan lemak tersebut sangatlah kecil.

Sebuah penelitian menunjukkan betapa kuatnya efek tidur terlalu lama pada kenaikan berat badan. Selama periode 6 tahun, mereka yang tidur 10 jam lebih setiap malam, memiliki peluang 21 persen lebih besar untuk menjadi gemuk daripada mereka yang tidur 7-8 jam.

3. Sakit Kepala

Bagi sebagian orang yang rentan sakit kepala, tidur lebih lama dari biasanya. Baik di akhir pekan atau selama liburan bisa menyebabkan sakit kepala. Para peneliti percaya hal ini disebabkan oleh efek oversleeping pada neurotransmiter tertentu di otak, termasuk serotonin.

Bagi yang tidur terlalu banyak di siang hari dan mengganggu jadwal tidur malamnya. Mungkin juga mengalami sakit kepala di keesokan paginya.

4. Mengganggu Kesehatan Mental

Bahaya tidur terlalu lama selanjutnya ialah meningkatkan risiko depresi. Meskipun insomnia lebih sering dikaitkan dengan depresi daripada terlalu banyak tidur, namun sekitar 15 persen orang depresi akibat kebanyakan tidur.

Secara bertahap hal tersebut akan memperburuk kesehatan mental berupa depresi. Proses pemulihannya bisa dengan mengubah kebiasaan tidur.

5. Sakit Punggung

Para pakar kesehatan merekomendasikan untuk tidak tidur lebih banyak dari biasanya, jika memungkinkan. Saat tidur terlalu lama dengan posisi tidur yang sama, terutama telentang. Hal itu dapat tulang punggung terasa kaku dan kerap menimbulkan rasa nyeri.

6. Penyakit Jantung

The Nurses ‘Health Study melibatkan hampir 72.000 wanita. Analisis cermat terhadap data dari penelitian tersebut, menunjukkan bahwa wanita yang tidur 9 hingga 11 jam per malam. Memiliki kemungkinan 38 persen lebih tinggi untuk menderita penyakit jantung koroner.

Dibandingkan wanita dewasa yang tidur 8 jam. Para peneliti belum mengidentifikasi alasan hubungan antara oversleeping dan penyakit jantung.

7. Penuaan Dini

Bahaya tidur terlalu lama bisa menyebabkan otak Anda menua lebih cepat. Seiring berjalannya waktu, tubuh yang terlalu dimanjakan dengan tidur lebih banyak, bisa menyebabkan metabolisme terganggu dan penuaan dini.

8. Kematian

Berbagai penelitian menemukan bahwa orang yang tidur sembilan jam atau lebih di malam hari, memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi. Daripada orang yang tidur 7 hingga 8 jam semalam.

Tidak ada alasan khusus untuk korelasi ini yang ditentukan. Namun peneliti menambahkan, depresi dan efek lingkungan, termasuk masalah sosial dan ekonomi. Juga terkait dengan tidur terlalu lama.

Mereka berspekulasi bahwa faktor tersebut dapat dikaitkan dengan peningkatan kematian, yang diamati pada orang-orang yang tidur terlalu banyak.

Tips untuk Bisa Tidur Berkualitas

Tidur yang berkualitas tidak semata-mata harus memiliki waktu yang cukup dengan kebutuhan tubuh. Melainkan, sebagian orang ada yang cukup tidur selama 4-5 jam saja. Namun sudah sangat mengisi energi di pagi hari, sebab memiliki tidur berkualitas. Berikut beberapa tips untuk memperoleh tidur berkualitas:

1. Cobalah Membuat Jadwal Tidur

Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan. Saat Anda pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Maka Anda bisa mengkondisikan tubuh. Hingga akhirnya Anda akan mendapatkan ritme di mana tidur menjadi lebih mudah.

2. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Merasa nyaman akan membantu tubuh Anda pasrah dan menyerah pada tidur. Pastikan kamar tidur Anda sejuk, gelap, dan tenang. Anda mungkin bisa meredupkan ruangan menggunakan tirai. Serta penyumbat telinga dapat membantu meredam gangguan.

Cobalah untuk sesekali membatasi hewan peliharaan atau anak-anak yang tidur bersama di tempat tidur Anda. Serta hindari tidur dengan televisi menyala, bahkan jika suaranya dimatikan.

3. Matikan Smartphone

Layar komputer dan ponsel memancarkan cahaya biru. Pada malam hari, jenis cahaya ini mampu mengganggu ritme sirkadian alami tubuh Anda dan mengganggu tidur. Matikan perangkat smartphone Anda dan batasi paparan cahaya biru dalam dua hingga tiga jam sebelum tidur.

4. Perhatikan Kebiasaan Gaya Hidup

Merawat diri sendiri selama jam bangun atau beraktivitas, begitu berarti untuk membantu Anda tidur. Selain itu, perhatikan pula apa yang Anda konsumsi sehari-hari.

Termasuk kafein, yang sebenarnya apa yang Anda konsumsi. Selanjutnya alkohol bisa membuat Anda mengantuk, tapi justru membuat kualitas tidur semakin buruk. Teh herbal atau susu hangat adalah pengganti yang lebih baik. Selain itu, gaya hidup baik untuk tidur yang berkualitas dengan rutin olahraga.

5. Batasi Jam Tidur Siang 

Kebiasaan tidur siang memang baik bagi kesehatan sebagian orang. Namun hal ini bisa memengaruhi kualitas tidur malam. Sebaiknya hindari tidur siang selama lebih dari 30 menit. Supaya kualitas tidur Anda pada malam hari meningkat.

6. Buatlah Buku Harian Tidur

Membuat buku harian tidur menjadi penting bagi sebagian orang yang membutuhkan pendampingan medis, terkait kondisi tidur terlalu lama. Sertakan segala hal tentang kebiasaan dan rutinitas Anda yang biasa, sehingga dapat ditunjukkan pada dokter.

Pastikan untuk mencatat berapa lama Anda tidur setiap malam. Lalu butuh berapa lama untuk bisa tertidur. Serta apakah Anda tidur di siang hari, dan hal lain yang berhubungan dengan istirahat Anda. Sekiranya menurut Anda itu penting.