By | 15 Oktober 2020

 Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya akan hasil laut, salah satunya adalah udang. Bahkan dapat dikatakan Indonesia menjadi salah satu penghasil udang terbesar setelah Cina dan Thailand.

Budidaya udang yang semakin banyak membuat masyarakat bisa dengan mudah mendapatkannya. Bisa dibilang semakin mudah diakses bahan makanan tersebut semakin dikenal dan dikonsumsi masyarakat.

Sebenarnya hal itu bagus, mengingat berbagai macam kandungan nutrisi yang ada dalam udang baik untuk kesehatan tubuh seperti zat besi, vitamin B12, kalsium, fosfor dan masih banyak lainnya.

Meskipun demikian perlu diingat bahwa udang memiliki kandungan kolesterol yang tinggi sehingga tidak dapat dikonsumsi secara berlebihan karena akan membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Selain itu, sebagian orang mungkin mengalami alergi saat mengonsumsinya.

Demi mencegah dampak negatif dari mengonsumsi udang maka sebaiknya jangan terlalu sering. Perhatikan pula cara mengolah karena hal itu sangat penting untuk menjaga nutrisi yang membawa kebaikan untuk tubuhmu.

Berikut ini lebih jauh informasi mengenai 5 dampak negatif konsumsi udang berlebihan, alergi dan kolesterol tinggi telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6 dan fimela.

Dampak Negatif Konsumsi Udang Berlebihan

1. Keracunan Makanan

Dampak negatif konsumsi udang berlebihan yang pertama adalah dapat menyebabkan keracunan makanan. Hal ini dapat terjadi jika kamu tidak menyiapkan atau memasak udang dengan benar. Udang yang masih kotor atau mentah dapat mengandung bakteri penyebab keracunan makanan.

Seseorang yang keracunan makanan setelah mengonsumsi udang biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti mual, muntah, sakit kepala, hingga diare. Namun karena umumnya gejala tidak langsung muncul setelah makanan dikonsumsi, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami keracunan makanan.

2. Kolesterol Tinggi

Dampak negatif konsumsi udang berlebihan berikutnya yakni kandungan kolesterolnya yang tinggi. Makan udang secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Seporsi kecil udang, sekitar 3,5 ons mengandung sekitar 200 mg kolesterol untuk tubuh dalam sekali makan.

Jumlah tersebut sudah melewati batas asupan kolesterol yang dibutuhkan tubuh dalam sehari. Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, kamu harus menghindari makan udang secara berlebihan.

3. Meningkatkan Risiko Hipertensi

Selain mengandung kolesterol yang tinggi, udang juga mengandung sodium cukup tinggi. Tiga ons udang memiliki 805 mg sodium. Sedangkan satu sendok teh garam mengandung sekitar 2000 mg sodium. Jadi, kamu harus berhati-hati dalam menambahkan garam pada makanan udang.

WHO merekomendasikan batasan asupan sodium orang dewasa dalam sehari hanya butuh 2.300 mg. Mengonsumsi sodium terlalu banyak dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung dan osteoporosis.

4. Alergi

Dampak negatif makan udang lainnya adalah menimbulkan alergi bagi sebagian orang. Hal ini mungkin sudah umum terdengar di masyarakat, bahwa tidak sedikit orang yang memiliki alergi terhadap makanan laut, termasuk udang.

Jika kamu memiliki alergi udang, namun tetap mencoba menyicipnya, maka akan timbul beberapa gejala alergi seperti kulit gatal, sakit perut, pusing, mual, muntah, hingga pembengkakan di sekitar wajah dan mulut.

5. Tersedak dan Menyumbat Saluran Pernapasan

Berikutnya, tersedak dan menyumbat saluran pernapasan juga bisa jadi salah satu dampak negatif konsumsi udang secara berlebihan. Maka dari itu kamu perlu hati-hati saat mengonsumsinya agar tidak tersedak.

Apabila hal ini terjadi, maka kulit dan ekor udang dapat melukai dan menyumbat saluran pernapasan. Untuk mencegahnya, pastikan udang yang kamu makan sudah bersih dari bagian-bagian tersebut.

Cara Mengolah Udang dengan Baik dan Benar

Selain tidak mengonsumsinya secara berlebihan, kamu juga bisa mencegah dampak buruk dari udang dengan mengolahnya secara baik dan benar. Hal ini dilakukan tak lain demi menjaga nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Langkah-langkanya sangat mudah yaitu sebagai berikut:

  • Pertama-tama kamu perlu belajar untuk membersihkan udang karena jika tidak dibersihkan dengan benar, mereka dapat beracun. Ada benang hitam tipis di belakang udang; itu adalah vena racun.
  • Selanjutnya, kamu harus menggunakan gunting atau pisau untuk memotong bagian belakang udang sedikit dan memisahkan vena racun. Rendam udang untuk membersihkan air setelah ini.
  • Jika kamu tidak ingin udang menjadi bentuk koin maka kamu harus menjaga kepalanya tetap utuh. Memutuskan kepala udang membuat mereka menggulung selama proses memasak.
  • Untuk membersihkan kepala udang yang kamu butuhkan untuk melepaskan itu sedikit dari tubuh dan mencuci dengan air mengalir. Substansi lengket oranye (yang mungkin atau mungkin tidak beracun) akan hanyut.
  • Sementara memasak makanan laut itu sangat penting untuk menjaga nutrisinya. Udang memiliki mineral bergizi seperti fosfor yang bisa hancur oleh lebih dari memasak.
  • Aturan utama cara memasak udang adalah dengan tidak menggorengnya dalam minyak banyak atau terendam. Hal ini tak lain untuk meminimalisir penyerapan minyak sebab, udang sudah mengandung banyak kolesterol. Selain itu, kamu juga perlu membungkusnya dalam adonan. Jika kamu tidak melakukannya maka udang akan menjadi berserat dan hambar.
  • Jika kamu memasak di api langsung maka jangan memasak untuk lebih dari 2-4 menit. Namun, kamu harus selalu memasak di api kecil dan goreng dengan hanya beberapa tetes minyak.
  • Memasak udang melepaskan air yang disimpan di dalamnya jadi sebaiknya tidak menyalakan api untuk mengeringkan itu. Ini akan menambah rasa resep udang kamu.
  • Jika kamu membuat kari atau saus dengan udang maka kamu dapat melewatkan menggoreng mereka.Untuk menghilangkan bau, rebus udang dengan garam dan sejumput bubuk kunyit. Tiriskan dan letakkan udang dalam kari langsung.
  • Udang juga bisa dimasak dengan pengeringan matahari selama seminggu atau lebih.