By | 16 Oktober 2020

Pepaya adalah buah yang tumbuh di iklim tropis. Buah ini memiliki rasa manis, warna yang cerah, dan beragam manfaat kesehatan yang dapat dirasakan. Itulah sebabnya buah pepaya menjadi buah yang populer dan salah satu buah yang mudah ditemukan.

Kemungkinan manfaat kesehatan dari mengonsumsi pepaya termasuk mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, kanker, membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan kontrol glukosa darah pada pengidap diabetes, dan menurunkan tekanan darah.

Beragam Manfaat Buah Pepaya

Buah pepaya dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, mulai dari dimakan langsung, dimakan dengan cara dirujak, ataupun dijadikan es dan jus. Nutrisi yang ditemukan dalam pepaya memiliki berbagai manfaat kesehatan. Ia dapat membantu melindungi tubuh dari sejumlah kondisi kesehatan.

1. Degenerasi Makula Terkait Usia

Zeaxanthin, antioksidan yang ditemukan dalam pepaya menyaring sinar cahaya biru yang berbahaya dari matahari. Pepaya memiliki peran perlindungan dalam kesehatan mata dan itu dapat menangkal degenerasi makula.

2. Mencegah Asma

Risiko terkena asma lebih rendah pada orang yang mengonsumsi sejumlah nutrisi tertentu. Salah satu nutrisi yang dibutuhkan adalah beta-karoten yang terkandung dalam makanan seperti pepaya, aprikot, blewah, labu, dan wortel.

3. Kanker

Mengkonsumsi antioksidan beta-karoten yang ditemukan dalam pepaya dapat mengurangi risiko kanker. Di antara pria yang lebih muda, diet kaya beta-karoten dapat berperan dalam perlindungan terhadap kanker prostat.

4. Menjaga Kesehatan Tulang

Asupan vitamin K yang rendah telah dikaitkan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi. Konsumsi vitamin K yang cukup penting untuk kesehatan yang baik, karena meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi kalsium urine, yang berarti ada lebih banyak kalsium dalam tubuh untuk memperkuat dan membangun kembali tulang.

5. Diabetes

Studi menunjukkan bahwa orang dengan diabetes tipe 1 yang mengonsumsi diet tinggi serat memiliki kadar glukosa darah yang lebih rendah. Sedangkan orang dengan diabetes tipe 2 mungkin telah meningkatkan kadar gula darah, lipid, dan insulin. Satu pepaya kecil menyediakan sekitar 3 gram serat yang setara dengan hanya 17 gram karbohidrat.

6. Mengatasi Masalah Pencernaan

Pepaya mengandung enzim yang disebut papain yang membantu pencernaan, bahkan bisa digunakan sebagai pelunak daging. Pepaya juga kaya serat dan kadar air, keduanya membantu mencegah sembelit dan meningkatkan keteraturan dan saluran pencernaan yang sehat.

7. Menangkal Penyakit Jantung

Kandungan serat, potasium, dan vitamin dalam pepaya semuanya membantu menangkal penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium bersama dengan penurunan asupan natrium adalah perubahan pola makan paling penting yang dapat dilakukan seseorang untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

8. Peradangan 

Kolin adalah nutrisi yang sangat penting dan serbaguna yang ditemukan dalam pepaya yang membantu tubuh dalam tidur, pergerakan otot, belajar, dan mengingat. Kolin juga membantu mempertahankan struktur membran sel, membantu transmisi impuls saraf, membantu penyerapan lemak, dan mengurangi peradangan kronis.

9. Menjaga Kesehatan Kulit

Ketika digunakan secara topikal, pepaya tumbuk tampaknya bermanfaat untuk meningkatkan penyembuhan luka dan mencegah infeksi pada area yang terbakar. Enzim proteolitik chymopapain dan papain dalam pepaya bertanggung jawab atas efek menguntungkannya. Salep yang mengandung enzim papain juga telah digunakan untuk mengobati bisul dekubitus.

10. Mengoptimalkan Kesehatan Rambut

Pepaya juga memiliki manfaat untuk rambut karena mengandung vitamin A, nutrisi yang dibutuhkan untuk produksi sebum yang membuat rambut tetap lembap. Vitamin A juga diperlukan untuk pertumbuhan semua jaringan tubuh, termasuk kulit, dan rambut. Asupan vitamin C yang cukup yang disediakan pepaya, dibutuhkan untuk membangun dan memelihara kolagen untuk memelihara kulit kepala.