By | 15 Februari 2019
Kata ‘maaf’ ternyata tidak selamanya ampuh mengatasi masalah antar pasangan. Para ahli komunikasi bahkan mengatakan bahwa permintaan maaf sebisa mungkin dihindari. Mengapa?
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Baylor University, Texas, Amerika Serikat, kunci hubungan asmara yang langgeng adalah kekuatan mental satu sama lain. Seperti, memberi kebebasan, mengakui kesalahan, menunjukkan rasa hormat, kompromi, dan menghargai satu sama lain.
Seperti dikutip Gosip Artis Indonesia, penelitian ini juga menyebutkan bahwa: saling mencurahkan perasaan, mendengar, dan berbagi tugas merupakan jurus tepat menjaga keharmonisan hubungan.
Penelitian ini, melibatkan 455 pasangan menikah berusia 18-77 tahun. Usia pernikahan mereka bervariasi, antara satu tahun hingga 55 tahun. Para responden diminta membuat daftar resolusi penyelesaian konflik yang terjadi di antara mereka.
Tingkatan konflik pun bervariasi. Mulai dari argumen ringan, perbedaan pendapat, kesalahpahaman, hingga pertengkaran besar. Dari jawaban yang terkumpul, sekitar 28 kategori berhasil diidentifikasi. Kemudian dikelompokkan lagi oleh para peneliti menjadi enam tipe resolusi yang paling diinginkan pasangan saat berhadapan dengan masalah.
Daftar itu diurutkan mulai dari yang paling populer hingga yang biasa saja. Berikut hasilnya:
– Prioritaskan masa depan hubungan
– Sediakan lebih banyak waktu untuk pasangan
– Berhenti menunjukkan sikap yang mengkonfrontir pasangan
– Lebih banyak berkomunikasi satu sama lain
– Menunjukkan kasih sayang
– Minta maaf