By | 14 September 2018
Memiliki berat badan ideal memang menjadi dambaan semua orang. Sangat beruntung jika badan kita ideal karena selain nemambah rasa percaya diri juga memiliki tingkat kesehatan yang sangat baik.
Banyak cara yang dilakukan orang untuk mempertahankan ataupun menurunkan berat badannya. Namun sejumlah resikopun akan dihadapi jika salah dalam menentukan cara.
Berikut kita akan mengulas Tips Jitu Mempertahankan Berat Badan. Semoga bermanfaat.
1. Selalu sarapan
 
Penelitian menunjukkan secara statistik orang yang jarang sarapan bersiko 4,5 kali untuk menjagi kegemukan. Ini karena orang yang sarapan cenderung mengasup kalori lebih sedikit di siang hari.
Selain itu, sarapan juga sangat ampuh mengurangi lemak diperut. Jika seseorang sudah sarapan, maka besar kemungkinan ia tidak suka mengemil junk food secara berlebihan seperti permen dan soda sehingga mengurangi jumlah lemak perut dan mencegah kenaikan berat badan.
Ketika tidak ada makanan dalam tubuh, kalori dibakar perlahan-lahan untuk menghemat energi. Makan pagi sebagai pemicu awal proses metabolisme, dan ini berarti pembakaran kalori menjadi lebih efisien selama sepanjang hari tersebut.
Disarankan untuk tidak mengonsumsi karbohidrat sederhana karena dapat membuat gula darah melonjak dan turun dengan cepat. Kamu pun akan merasa lapar kembali pada jam 11 siang dan muncul keinginan untuk mengemil.
Oleh karena itu, dianjurkan makan karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau roti dari biji-bijian utuh yang tinggi serat dan rendah gula. Karena dicerna perlahan oleh tubuh, makanan tersebut memberi energi stabil yang membuatmu tetap merasa kenyang dan meminimalkan keinginan untuk mengemil.
2. Menimbang berat badan
 
Sebanyak 75 persen orang yang diteliti secara rutin menimbang berat badan minimal sekali seminggu. Penelitian lain menunjukkan rutin menimbang BB bermanfaat untuk kontrol berat badan dalam jangka panjang.
Namun perlu disadari bahwa berat badan kita berfluktuasi dari hari ke hari, dari jam ke jam. Misalnya, jika Kamu banyak mengasup makanan asin maka tubuh akan menarik lebih banyak cairan sehingga berat badan sedikit bertambah.
Karena itu menimbang berat badan dianjurkan seminggu sekali saja. Bila Kamu merasa tertekan dengan angka-angka timbangan, jadikan lingkar celana sebagai indikator.
3. Matikan televisi
 
Sebanyak 62 persen responden menonton televisi kurang dari 10 jam setiap minggu. Kebiasaan kecil ini sebenarnya berdampak besar karena tubuh kita membakar kalori lebih sedikit saat kita menonton TV dibandingkan saat membaca atau bahkan tidur. Salah satu faktor utamanya adalah kebanyakan orang cenderung menonton TV sambil makan atau ngemil.
Dilansir huffingtonpost, menonton sebuah acara biasanya tidak lengkap tanpa camilan, nah Anda bisa memanfaatkan camilan tersebut untuk sekaligus meningkatkan bobot tubuh Anda.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Appetite,  menemukan bahwa orang yang menonton acara memasak untuk instruksi resep atau inspirasi lebih berisiko menaikkan berat badan daripada mereka yang menonton dengan tidak memiliki minat untuk memasak makanan.
Untuk melakukan penelitian ini, peneliti meminta 501 wanita, berusia 20 sampai 35, tentang sumber-sumber yang mereka digunakan untuk mendapatkan informasi tentang makanan baru dan seberapa sering mereka memasak. Para wanita juga melaporkan menonton acara masak membuat bobot tubuh naik.
Peserta yang dilaporkan menonton program makanan dan memasak dari awal ditimbang rata-rata meningkat 10 pon lebih, dengan BMI lebih tinggi, dibandingkan dengan mereka yang mengaku mendapatkan resep dari teman, majalah dan kelas memasak.
4. Rutin olahraga
 
Sekitar 90 persen responden berolahraga sekitar sejam setiap hari. Waktu tersebut terkesan sangat lama, namun sebenarnya waktu 60 menit bisa dibagi menjadi beberapa bagian.
Misalnya 15 menit sebelum berangkat kerja, 15 menit setelah makan siang, dan 30 menit setelah makan malam. Berolahraga juga tidak harus ke pusat kebugaran. Bentuknya bisa sesederhana berdansa, jalan kaki, atau naik sepeda.
Dengan berolahraga, tubuh akan membakar lemak dan  menstimulasi pertumbuhan otot, sehingga tubuh akan memiliki proporsi otot yang lebih banyak. Namun angka pada timbangan berat badan  tidak akan jauh berbeda dari sebelumnya karena lemak memiliki massa yang lebih kecil daripada otot.
Hasilnya, dengan berolahraga akan terjadi penurunan massa lemak, namun diikuti dengan peningkatan massa otot. Efeknya tetap akan terlihat pada bentuk tubuh yang lebih kurus, karena otot memakan ruang yang lebih sedikit dibandingkan lemak.
5. Minum air saat sebelum makan
 
Menurut riset, minum air sebelum makan sangatlah ampuh dalam menurunkan berat badan. Mengapa demikian? konsumsi air sebelum makan nyatanya dapat memberikannya dampak kenyang, yang selanjutnya bakal membuatmu enggan untuk melahap makanan dalam jumlah besar, atau jadi kamu tak menyentuh makanan itu samasekali.
Kadang-kadang, waktu lapar kita bakal segera mengambil sendok serta bergegas makan nasi berserta lauk-pauknya, atau bahkan juga mencari makanan yang tinggi kalori. Walau sebenarnya, bisa saja  yang kamu rasakan itu haus bukannya lapar. Jadi, saat keadaan lapar menyerang, baiknya atasi dahulu dengan minum air putih.